Wapres : Pendidikan Di Pesantren Akan Segera Dibuka

Wapres : Pendidikan Di Pesantren Akan Segera Dibuka

Wapres : Pendidikan Di Pesantren Akan Segera Dibuka

Wapres : Pendidikan Di Pesantren Akan Segera Dibuka -Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin memberikan sinyal proses belajar dan mengajar di pondok pesantren akan segera dibuka dalam waktu dekat.

Jubir Wapres Masduki Baidlowi juga mengatakan, hari ini Ma’ruf Amin memanggil sejumlah menteri di rumah dinas wapres Jalan Diponegoro Nomor 2, Menteng, Jakarta Pusat.

1. Wapres melakukan pertemuan dengan sejumlah menteri hari ini

Dia mengatakan, pertemuan berlangsung sejak pukul 14.00-16.00 WIB untuk membahas sistem pendidikan pesantren untuk muslim dan asrama untuk non muslim.

“Wapres lakukan pertemuan intensif dengan Menko PMK, Menkeu, Menag, Menkominfo, menteri PUPR, Menteri Desa, Kepala Gugus Tugas,” kata Masduki saat dikonfirmasi, Rabu.

2. Penyelenggaraan pendidikan di pesantren dan asrama sudah bisa dimulai 

Masduki menjelaskan, pada intinya penyelenggaraan pendidikan di pesantren dan asrama sudah bisa dimulai. Namun tetap harus menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran yang telah ditetapkan pemerintah.

“Terutama di zona hijau dan kuning. Artinya harus mengutamakan aspek kesehatan dan infrastruktur agar pesantren dan asrama tidak menjadi klaster penyebaran virus,” ujarnya. “Peningkatan fasilitas kebersihan dan kesehatan perlu ditingkatkan. Mulai dari fasilitas cuci tangan sampai penyemprotan disinfektan secara rutin,” ujarnya.

#Melakukan koordinasi dengan gugus tugas setempat

3. Pesantren yang berada di zona merah wajib berkoordinasi dengan gugus tugas daerah 

Sementara itu, lanjut dia, untuk pesantren dan asrama yang berada di zona merah namun telah melaksanakan proses belajar mengajar, pesantren tersebut harus melakukan koordinasi dengan gugus tugas daerah masing-masing.

“Begitu pun pesantren di zona merah namun hendak memulai kegiatan pendidikannya tetap harus koordinasi dengan gugus tugas,” tuturnya.

Masalah proporsionalitas ini sangat penting, berapa jumlah santrinya, jumlah pengajar, pengasuh, dan lain-lainnya.

4. Pemerintah siapkan infrastruktur belajar jarak jauh agar proses belajar mengajar maksimal 

Masduki menambahkan, untuk jangka panjang pemerintah akan melakukan investasi melalui jaringan infrastruktur agar menyiapkan kegiatan belajar jarak jauh bagi pendidikan pesantren dan asrama berjalan maksimal.

“Hal ini untuk mengatasi tidak optimalnya pembelajaran online akibat kondisi infrastruktur yang tidak memadai. Begitu juga dengan metode pembelajarannya harus diperbaiki,” ujarnya.