Cara Agar Komunikasi Tetap Terjaga Pasangan LDR

Cara Agar Komunikasi Tetap Terjaga Pasangan LDR

Cara Agar Komunikasi Tetap Terjaga Pasangan LDR

Cara Agar Komunikasi Tetap Terjaga Pasangan LDR – Hubungan jarak jauh alias LDR mungkin sangat berat untuk dijalani. Terutama untuk pasangan yang sudah menikah.

Banyak tantangan yang dihadapi oleh pasangan LDR. Mulai dari saling curiga, hingga salah paham.

Seperti lirik lagu LDR dari Raisa, “tanpamu langit tak berbintang dan tanpamu hampa yang ku rasa”. Ya, seperti itulah perasaan bagi orang-orang yang menjalani yang namanya Long Distance Relationship. Bagi siapa pun yang mengalami yang namanya LDR sudah pasti bisa merasakan rindu dan rasa cemas yang luar biasa terhadap pasangannya.

Terkadang berat bagi mereka yang menjalani LDR dan harus kandas di tengah jalan karena mengaku sudah tidak berkomunikasi seintens dibanding saat bersama dan masih banyak faktor lainnya yang membuat hubungan LDR itu tabuh untuk dipertahankan. Namun para pejuang LDR yang masih berjuang sampai sekarang jangan putus asa dengan hubunganmu.

Berkomunikasi secara reguler

Mengutip Elite Daily, komunikasi yang sehat adalah tentang usaha. Bunda dan Ayah harus memahami bahwa ketika menjalani hubungan jarak jauh, komunikasi yang teratur sangat penting bagi hubungan.

Meski menjalani kehidupan yang sibuk, Bunda dan Ayah harus tetap berkomunikasi ya. Usahakan untuk menciptakan waktu mengobrol.

“Satu tujuan yang sangat mendasar untuk pasangan jarak jauh adalah menyisihkan waktu selama setiap hari,” kata Dr Gary Brown, terapis pasangan di Los Angeles.

“Quality Time” atau menghabiskan waktu bersama sebelum berpisah

Bertemu dan melakukan hal-hal positif bersama-sama sebelum salah satu di antara kalian pergi jauh adalah bagian yang sangat penting untuk menciptakan perasaan kuat sebelum berpisah. Buatlah memori indah sebelum LDR dimulai, serta buatlah rencana ke depannya setelah kalian terpisahkan jarak agar kalian bisa saling menguatkan.

Mengerti kebutuhan komunikasi pasangan

Kunci dari komunikasi yang sehat adalah memahami arti komunikasi masing-masing. Temukan titik tengah dari kebutuhan komunikasi Bunda dan pasangan ya.

Penting juga untuk melakukan usaha ekstra untuk memahami dan mendengarkan pasangan. Tidak hanya mendengar secara pasif, Bunda juga harus mengerti apa yang ia katakan.

“Pasangan Anda mungkin akan merasa dihargai dan diperhatikan jika Anda memberi mereka perasaan bahwa Anda mendengarkan mereka secara aktif dan merefleksikan kembali apa yang Anda dengar,” kata Brown.

Pandailah mengelola perasaan

Ya, tidak jarang para pasangan LDR dihantui oleh banyaknya kecemasan tentang pasangan masing-masing. Terkadang rasa cemas itu berubah jadi malapetaka buat hubunganmu, kamu yang gampang cemburuan, kamu yang terlalu protektif, mulai saat ini kurangilah untuk bersikap demikian, memang bersikap seperti ini perlu sebagai penambah manis sebuah hubungan, namun bersikap berlebihan bukanlah hal yang tepat.