Sengitnya Pasar Otomotif Tanah Air 3 Pabrikan Mobil Ini Berguguran

Sengitnya Pasar Otomotif Tanah Air 3 Pabrikan Mobil Ini Berguguran

Sengitnya Pasar Otomotif Tanah Air 3 Pabrikan Mobil Ini Berguguran – Persaingan di pasar otomotif tanah air memang sangat sengit. Bahkan beberapa pabrikan terpaksa harus melempar handuk alias menyerah, termasuk raksasa otomotif asal Amerika Serikat: General Motors (GM). GM menghentikan penjualan mobil di Indonesia, salah satu produk GM adalah Chevrolet, brand mobil yang telah lama malang melintang di tanah air. Tapi minimnya penjualan membuat GM tak punya pilihan selain hengkang. GM menjadi pabrikan mobil asal Amerika Serikat kedua yang pamit dari pasar otomotif tanah air setelah sebelumnya Ford mengambil langkah. Nah, berikut daftar pabrikan mobil yang berguguran dalam sengitnya pertarungan mobil tanah air.

Image result for Sengitnya Pasar Otomotif Tanah Air 3 Pabrikan Mobil Ini Berguguran

Chevrolet

General Motors (GM) memproduksi banyak merek kendaraan, salah satu yang melegenda adalah Chevrolet. Merek satu ini sudah cukup familiar di tanah air. Beberapa mobil Chevrolet yang pasti kamu kenal adalah Chevrolet Trooper dan Captiva. Chevrolet juga menjadi salah pionir mobil-mobil bergenre sport utility vehicle (SUV) di tanah air. Sehingga publik otomotif tanah air pasti akan sangat kehilangan jika Chevrolet menghentikan penjualan mereka di sini.

Ford

Melasnsir dari htpp://faltayresto.net/ produsen otomotif asal Amerika yang juga hengkang dari tanah air adalah Ford. Kepergian Ford cukup disayangkan karena mereka telah berkiprah selama 16 tahun di sini. Selain itu mobil-mobil mereka juga sangat fenomenal, seperti Ford Ranger, Everest, hingga Fiesta. Untungnya pemilik mobil-mobil Ford masih bisa mendapatkan suku cadang setelah sparepart mobil-mobil Ford kini dipegang oleh PT Mitra Bisnis ( RMA Indonesia).

Proton

Merek Proton berasal dari Malaysia. Seperti dua merek asal Amerika, Proton juga tak bisa bersaing di pasar otomotif tanah air. Meski tak ada keterangan resmi tentang kepergian mereka dari Indonesia, namun nama Proton perlahan memudar. Salah satu penyebabnya adalah ketatnya pasar otomotif dan semakin mendominasinya pabrikan asal Jepang seperti Honda, Toyota, Mitsubishi, dan Nissan. Maka dari itu semua otomotif sangat berkurangnya adanya saingan keluaran mobil baru